Tuesday, 15 November 2011

SINOPSIS NOVEL


—
—  Tujuan membuat sinopsis, ikhtisiar, dan ringkasan adalah sebagai suatu usaha bagaimana cara meningkatkan minat pembaca dalam membaca buku, karena dengan begitu dapat meningkatkan pengetahuan mereka.
—Sinopsis

Menurut Moeliono (1988) sinopsis adalah karangan ilmiah yang biasanya diterbitkan bersama-sama dengan karangan asli. Yang menjadi dasar sinopsis itu adalah ringkasan dan abstrak.
—  Sinopsis disebut juga ringkasan cerita. Sinopsis hanya sesuai untuk cerita pendek, novel, film, ataupun drama. Sinopsis novel biasanya diletakkan pada sampul belakang novel tersebut. Dari sinopsis tersebut akan diketahui inti cerita novel tersebut.
—  Sebelaum kamu membuat sinopsis novel, terlebih dahulu kamu harus menentukan kerangka cerita dalam novel. Kerangka cerita itu terdiri atas judul, tokoh dan perwatakannya, latar, permasalahan atau konflik dalam novel, serta urut-urutan peristiwa cerita.
—Berikut ini merupakan langkah-langkah membuat sinopsis novel:
  1.  —Bacalah dengan cermat novel tersebut.
  2. — Pahami isi novel.
  3. — Tentukan kerangka cerita novel.
  4. — Daftarlah peristiwa-peristiwa penting dalam novel.
  5. — Rangkailah peristiwa-peristiwa tersebut dengan kalimat yang padu dalam paragraf paragraf.
Cara membuat sinopsis adalah sebagai berikut :
a)  Membaca naskah asli terlebih dahulu untuk   mengetahui   kesan umum penulis.
b) Mencatat gagasan utama dengan   menggarisbawahi   gagasan yang penting.
c)  Menulis ringkasan cerdasarkan gagasan-  gagasan utama sebagaimana dicatat pada     
     langkah kedua. Gunakanlah kalimat yang   padat, efektif, dan   menarik   untuk     
     merangkai   jalan cerita menjadi   sebuah   karangan singkat   yang menggambarkan   
      karangan   asli.
d) dialog dan monolog tokoh cukup   ditulis isi atau   garis besarnya   saja.
e) sinopsis tidak boleh menyimpang   dari jalan cerita   dan isi dari   keseluruhan karya yang asli.
—Perbedaan ringkasan, ikhtisiar, dan sinopsis yaitu:
—— Sinopsis adalah ringkasan pendek dari suatu cerita (cerita pendek, novel, roman, dan
karya-karya sastra yang lainnya) atau karangan.
—Ikhtisiar ialah bagian yang sangat penting setelah membuat kesimpulan dan rekomendasi. Ikhtisiar mengandung topik persoalan dan tujuan yang akan dicapai melalui topik tersebut.

Pengertian ikhtisiar (summary) merupakan suatu bagian dari tulisan yang menyampaikan suatu informasi yang penting dari sebuah tulisan dalam bentuk yang sangat singkat.
—
—  Ringkasan sebagai suatu keterampilan memproduksi suatu buku teks atau karangan tertentu. Untuk menjadi seorang yang membuat reproduksi yang baik harus benar-benar mengetahui dan memahami ini sebuah buku atau karangan.
—

Thursday, 13 October 2011

SURAT DINAS


¨SURAT DINAS/SURAT RESMI
1.Pengertian
  Surat dinas atau surat resmi adalah segala komunikasi tertulis yang menyangkut kepentingan  tugas dan kegiatan dinas instansi.
2.Bagian-bagian surat dinas
  kepala surat, tanggal, nomor-lampiran-hal, alamat tujuan, salam pembuka, isi surat, salam penutup, pengirim surat, tembusan, dan inisial.
¨
¨
¨
¨
Hormat kami,
Kepala Kantor
Drs. Iman Baso
NIP 123321123
Int.
¨
¨
¨
¨
¨
¨
¨
¨Tembusan: (salinan surat yang ditujukan pada seseorang atau instansi yang terkait)
  1. ......
  2. .....
¨a. Kepala Surat
¨Kepala surat yang lengkap berisi:
q nama instansi
q alamat lengkap
q nomor telepon
q nomor kotak pos
q alamat kawat
q lambang atau logo
q
¨Masih tentang kop surat
¨Nama instansi ditulis dengan huruf kapital
¨Alamat instansi ditulis dengan huruf awal kata kapital kecuali kata tugas.
¨Nomor kode pos ditulis setelah nama kota tempat instansi itu berada.
¨Contoh kop surat
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun
Jakarta 13220
Kotak Pos 2625 Telepon 4896558, 4812345
¨Tanggal Surat
¨Tanggal surat ditulis secara lengkap.
¨Sebelum tanggal tidak perlu dicantumkan nama kota karena nama kota sudah ada pada kepala surat.
¨Setelah angka tahun tidak dibubuhi tanda baca apa pun.
¨Nama bulan ditulis dengan huruf.
¨
¨Contoh penulisan tanggal surat
KEPALA SURAT
====================================
  22 Oktober 2010
¨Nomor,  lampiran, hal
¨Kata nomor, lampiran, dan hal ditulis dengan diawali huruf kapital dengan diikuti tanda titik dua (:)
¨Jika kata nomor ditulis lengkap, kata lampiran juga harus ditulis lengkap.
¨Jika kata nomor disingkat, maka kata lampiran juga harus disingkat.
¨
¨Contoh:
Nomor  : 511 / SMP DS / X / 2010
Lampiran  :  1 lembar
Hal  : Informasi Kegiatan Sekolah
Atau
No.  : ...
Lamp.  : ...
Hal  : ...
¨Alamat surat
¨Ada dua bentuk penulisan alamat surat, yaitu di sebelah kanan atas di bawah tanggal surat atau di sebelah kiri atas di bawah hal.
¨Untuk menyatakan yang terhormat cukup ditulis Yth.
¨Kata sapaan hendaknya ditulis lengkap (Bapak, Ibu, atau Saudara).
¨Jika nama orang yang dituju bergelar akademik (Dr. dr. Ir. Drs.) atau pangkat (Jendral,Kolonel...) kata sapaan Bapak/ Ibu tidak digunakan.
¨Alamat surat...
¨Jika yang dituju nama jabatan seseorang kata sapaan tidak digunakan.
¨Kata jalan pada alamat surat tidak disingkat, tetapi ditulis penuh.
¨Contoh alamat surat
Yth.  Bapak Darmawan
Kepala Bagian Tata Usaha
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Diponegoro Nomor 154
Banjar Baru
¨Penulisan salam
A.Salam Pembuka
  - Dengan hormat,
  - Salam sejahtera,
  - Saudara ... yang terhormat,
B.Salam Penutup
  - Hormat saya,
  - Hormat kami,
¨Contoh paragraf penutup
¨Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
¨Atas perhatian dan kerja sama Saudara yang baik selama ini, kami ucapkan terima kasih.
¨Tembusan
¨Salinan surat yang dikirimkan kepada pihak-pihak lain yang ada hubungannya dengan surat yang bersangkutan
¨Contoh:
¨
¨Tembusan:
   Kepala Bagian Personalia
¨Inisial (sandi)
¨Ditempatkan pada bagian paling bawah sebelah kiri. Inisial merupakan tanda pengenal yang berupa singkatan nama pengonsep dan pengetik surat.
¨Contoh:
¨HA/SS
¨HA singkatan Hidayah Asmuni
¨SS singkatan Sandi Susilo
¨

Sunday, 9 October 2011

DISKUSI


—BERDISKUSI
—Pengertian
  Diskusi merupakan salah satu cara memecahkan masalah.
—Melalui forum diskusi diharapkan diperoleh solusi terbaik.
—Sebuah diskusi dapat berlansung dengan baik jika didukung oleh beberapa unsur, yaitu moderator, pembicara, audiensi, dan notulis.
—
—
—
—Prinsip-prinsip diskusi
—Diskusi akan berjalan lancar dan menghasilkan simpulan yang bermanfaat bila para peserta diskusi mengetahui prinsip-prinsip diskusi yang benar. Adapun prinsip-prinsip tersebut meliputi:
1.Perangkat diskusi, perangkat diskusi meliputi:
  a. Pembicara, yaitu orang yang ditugasi   menghantarkan permasalahan yang   akan dibahas dalam diskusi.
●
●
●
—
  b.   Moderator, orang yang ditugasi   mengatur lalu lintas pembicaraan agar   pembicaraan berlangsung teratur.
  c.  Penulis/notulis/penambat,  orang yang   bertugas mencatat segala   permasalahan yang dibicarakan dalam   diskusi.
—
2. Memberikan argumen yang logis dalam berpendapat
—Diskusi biasanya bertujuan untuk mencari pemecahan suatu masalah bukan justru membuat masalah.
—Berikan pendapat untuk mengatasi masalah dengan alasan yang logis atau masuk akal.
—Jika ada pendapat lain yang lebih baik, dan dapat diterima oleh semua peserta kita harus menerima pendapat itu dengan besar hati.
—
—
3. Tidak ada pemenang dalam diskusi
—Akhir dari sebuah diskusi bukanlah siapa yang menang dan siapa yang kalah.
—Hasil dari sebuah diskusi adalah sebuah simpulan untuk mengatasi sebuah permasalahan yang didiskusikan.
—Simpulan dari diskusi merupakan simpulan bersama.
—Tugas lain dari MODERATOR
—Merundingkan masalah yang akan didiskusikan dan tatacara berdiskusi dengan peserta.
—Menyiapkan rangkuman pokok masalah yang hendak didiskusikan.
—Membuka diskusi
—Membuat rangkuman dan simpulan hasil diskusi
—Menutup diskusi.
—Audiensi
—Tugas audien atau peserta diskusi adalah
  1.   mempersiapkan materi yang bertalian   dengan masalah yang didiskusikan
  2.  ikut serta dalam pembicaraan dengan   semangat kerja sama bukan menjadi   pengacau.
  3.  bertanggung jawab terhadap proses   dan hasil diskusi.
—Bentuk-bentuk diskusi
—Diskusi panel, adalah diskusi yang diikuti oleh seorang moderator, dua sampai empat pembicara, dan peserta dalam jumlah banyak.
—Tujuan diskusi panel adalah memberikan pemahaman kepada pendengar mengenai suatu masalah.
—Simposium
—Diskusi yang diikuti seorang moderator, beberapa orang pembicara, peserta, kadang-kadang peninjau.
—Simposium dimulai dengan pidato pembicara dan diakhiri dengan tanya jawab.
—Tujuan untuk membekali para peserta dengan sejumlah materi, wawasan, atau pengetahuan.
—Konferensi
—Biasanya diselenggarakan oleh suatu badan atau organisasi.
—Tujuan untuk mengambil keputusan atau langkah-langkah penting yang menyangkut kepentingan organisasi.
—Seminar
—Pertemuan berkala yang diadakan oleh seseorang yang sedang melaksanakan tugasnya.
—Dalam seminar terjadi tukar pikiran antara penyaji dengan peserta diskusi.
—Tujuan seminar adalah menemukan cara atau jalan pemecahan masalah.
—

PIDATO


—PIDATO
1.Pengertian Pidato
ØPidato adalah penyajian lisan kepada sekelompok massa.
ØBerbicara secara langsung di atas podium atau mimbar dan isi pembicaraannya diarahkan kepada banyak orang.
2.Kemahiran Dasar dalam Berpidato
ØMampu mengungkapkan pikiran secara lisan dengan lancar
ØMenguasai bahasa secara baik dan benar
ØKeberanian tampil di depan umum
—
3.Macam-macam Metode Pidato
a.  Serta Merta, yaitu metode berpidato berdasarkan kebutuhan sesaat tanpa persiapan yang memadai. (impromtu)
b.Metode Menghapal, adalah metode berpidato yang dilakukan dengan penuh persiapan. Naskah yang akan dipidatokan dipersiapkan lebih dulu baru dihapalkan.
●
—Masih tentang metode...
c.Metode Naskah, yaitu metode berpidato   yang dilakukan dengan cara membacakan   secara langsung naskah yang sudah   dipersiapkan sebelumnya.
●
d.Metode ekstemporan, adalah metode berpidato dengan cara menuliskan pokok-pokok pikiran yang akan disampaikan. Kemudian ia menyampaikan pengembangan naskah secara langsung.
—4.   Langkah-langkah dalam   Berpidato
a.Persiapan
  1) Meneliti masalah yang akan dibicarakan
  a) menentukan tujuan
  b) menganalisis pendengar dan situasi
  c) memilih dan menentukan tema
  2)  Menyusun Uraian
  a) mengumpulkan bahan
  b) membuat kerangka berpidato
  c) mengembangkan kerangka
  3) Mengadakan latihan
—Masih langkah-langkah...
b.Pelaksanaan
  Secara umum pelaksanaan pidato adalah:
  1) mengucapkan salam pembuka
  2) memperkenalkan diri
  3) mengawali pembicaraan dengan hal-hal    yang baik
  4) perlahan tapi pasti, sampaikan masalah   utama yang hendak dibicarakan
  5)  tutuplah pidato dengan kesan yang baik
  6)  ucapkan salam penutup
   
—5. Ciri-ciri Pidato yang Baik
a.Objektif, materi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan
b.Isi materi dan cara penyampaian jelas dan mudah dimengerti
c.Hidup dan menyegarkan (disertai contoh, ilustrasi, cerita ringan, humor)
d.Tujuan jelas
e.Klimaks, yaitu masalah yang disampaikan makin lama makin penting
f.Berisi hal-hal yang mengejutkan (baru, unik)
—